PSIKOLOGI

PENYAKIT GAGAP

Penyakit gagap berarti bahwa seseorang tidak dapat berkomunikasi secara wajar. Wajar disini mengandung pengertian normal, jelas dan tidak tersendat-sendat.

Sebab-sebab penyakit  gagap :

Sebab-sebab penyakit gagap bisa kita ketahui jika kita mau menengok kembali masa-masa yang lalu dari penderita gagap. Orang yang menderita penyakit gagap, pada masa kecilnya pernah mengalami rasa depresi yang dalam. Rasa depresi ini disebabkan oleh :

1.Hubungan dengan orang tua

Hubungan anak dengan orang tua yang kurang harmonis di mana anak sering dimarahi menyebabkan hidup anak tersebut menjadi tertekan. Pada hal anak yang masih kecil sangat membutuhkan kasih  sayang dari kedua orang tuanya. Anak kecil yang mempunyai perasaan sensitf lebih mudah menyimpan hal-hal yang menekan dalam hidupnya.Anak kecil yang sering dimarahi ini menyebabkan ia mempunyai perasaan takut kepada ornag tuanya. Perasaan takut ini akan tampil melalui pembicaraan yang sangat tergesa-gesa. Jika hal ini dibiarkan berlarut-larut maka anak kecil ini dalam berbicara akan bertambah semakin tergesa-gesa dan akhirnya menjurus ke penyakit gagap.

2.Hubungan dengan Gurunya

Disamping anak kecil membutuhkan kasih sayang dari orang tuanya, ia juga membutuhkan pendidikan dari gurunya. Jika anak ini pada masa kecilnya pernah dibentak oleh gurunya sehingga sampai berkesan dalam hati, maka anak ini akan menganggap gurunya sebagai orang yang menakutkan. Jika hal ini dibiarkan  maka  anak  tersebut akan  tidak berani berbicara dengan gurunya atau sering menghindar dari gurunya. Jika gurunya mengajak berbicara ia  akan punya perasaan takut dan perasaan bersalah dalam pembicaraannya, sehingga akibatnya anak ini menjadi tersendat-sendat dalam ucapannya.

3.Hubungan dengan teman-temannya

Masa anak kecil adalah masa untuk mencari kawan-kawan bermain. Jika anak ini tidak mempunyai teman atau telah diasingkan oleh teman=temannya , akan menyebabkan hidup anak ini menjadi tertekan. Anak ini kemudian takut berbicara dengan teman-temannya karena takut dicemooh oleh temannya. Keadaan ini lama kelamaan akan menjadi gagap.

Akibat-akibat penyakit gagap

Semua orang tentu tidak ingin dirinya  terkena sesuatu penyakit. Orang yang terkena penyakit akan selalu memikirkan penyakitnya terus menerus dan kurang memikirkan hal-hal yang lain. Orang yang  mempunyai penyakit gagap akan menghadapi kesukaran dalam komunikasi, terutama berkumunikasi dengan orang-orang yang tidak  mereka kenal atau orang-orang yang mempunyai pangkat lebih tinggi darinya. Dlam pemikirannya  penuh dengan pemikiran yang negatif  misalnya takut dicemooh orang lain, Pikiran yang negatif ini akan memperberat penyakitnya sehingga kalau berbicara banyak otot-otot yang keluar sehingga mukanya menjadi merah padam dan kemudian ia akan kehilangan kepapercayaan atas dirinya sendiri. Orang yang mempunyai penyakit gagap akan klihatan atau nampak seperti orang yang bodoh. Pada hal sebetulnya di otak sudah banyak bahan yang akan dibicarakan  tetapi ia tidak  dapat berkomunikasi secara wajar, apalagi berdebat. Akibat yang lebih fatal ia akan selalu dalam keadaan yang terpojok dari setiap perdebatan. Hal inilah yang menyebabkan rasa minder orang yang gagap. Orang yang menderita penyakit gagap mudah sekali menunjukkan gejolak hatinya lewat wajah dan pembicaraannya.Sehingga pribadinya dapat dengan mudah di baca oleh orang lain. Biasanya penderita gagap tidak dapat menipu orang lain.

Cara Mengatasi Penyakit Gagap

1.Berdoa kepada Tuhan

Langkah pertama bagi penderita gagap harus menyadari siapakah dirinya, Ia harus mengetahui bahwa tidak ada seorangpun di dunia ini yang sempurna. Semua orang akan mempunyai kelemahan-kelemahan sendiri disamping juga kelebihannya. Oleh karena itu harus belajar berserah diri dan memohon kepada  Alloh S.W.T

2.Mencari sebabnya

Setelah  berserah kepada  Alloh S.W.T ,  Harus berusaha mencari sebabnya dari penyakit gagap tersebut..  Untuk mengatahui sebab  penyakit gagap ini maka  penderita gagap harus menelusuri kembali  pada waktu masih kanak-kanak dan mencari sebabnya yang jelas. Kemudian penyebab tersebut dianalisa satu persatu.Semua pikiran-pikiran yang negatif yang menyebabkan penyakit gagap harus dibuang jauh-jauh. Kemudian menciptakan prinsip-prinsip yang baru yang masuk   akal agar dapat merubah  pikiran dalam hal komunikasi.

3.Menambah kepercayaan pada diri sendiri

Kepercayaan terhadap diri sendiri merupakan faktor  yang sangat penting dalam mengatasi ketakutan, kecemasan dari penyakit gagap.Kemudian mengembangkan kepercayaan terhadap diri sendiri lewat kelebihan-kelebihan yang  dimiliki. Dalam setiap hal harus mampu berpikir positif.

4.Berpura-pura tidak gagap

Setelah menjalankan tiga langkah tersebut diatas, tibalah saatnya untuk praktek. Penderita gagap harus berpura-pura tidak gagap dalam setiap pembicaraannya. Tahanlah mental apabila masih satu atau dua kali merasa gagap dan ulangi lagi. Pertama latihlah pembicaraan pada teman yang dekat dengan santai sambil bersenda gurau. Jika hal ini cukup lancar maka secara otomatis kepercayaan terhadap diri sendiri akan meningkat. Selanjutnya kembangkan komunikasi lewat usul dalam rapat, bertanya di kelas dan lain-lain. Pertahankan pura-pura  selama mungkin dan percayalah suatu saat pura-pura tersebut akan menjadi suatu kenyataan. Dan akhirnya tidak akan gagap lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s