BK

BIMBINGAN DAN KONSELING

1.Pengertian Bk

Bimbingan merupakan bantuan yang diberikan kepada siswa dalam rangka upaya menemukan pribadi, mengenal lingkungannya, dan merencanakan masa depan. Bimbingan dalam rangka menemukan pribadi dimaksudkan agar siswa dapat mengenal kelebihan dan kekurangannya secara positif sebagai modal pengembangan diri lebih lanjut.

Bimbingan dalam rangka mengenal lingkungan dimaksudkan agar siswa mengenal lingkungan secara obyektif , baik lingkungan sosial maupun lingkungan fisik. Pengenalan lingkungan meliputi lingkungan pendidikan (sekolah), lingkungan masyarakat, keluarga dan lingkungan yang lebih luas dan diharapkan dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk pengembangan diri secara mantap dan berkelanjutan.

2.Tujuan Bimbingan Dan Konseling

Tujuan umum Bimbingan dan konseling yaitu terwujudnya manusia Indonesia seutuhnya yang cerdas, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti yang luhur, memiliki pengetahuan dan ketrampilan , sehat jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta memiliki rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

Tujuan kusus Bimbingan dan Konseling untuk membantu siswa agar dapat mencapai tujuan-tujuan perkembangan yang meliputi delapan tugas perkembangan dan mencakup bidang pribadi, sosial, belajar dan karir.

a.Bidang Pribadi

Membantu siswa agar dapat mengenal, menemukan dan mengembangkan pribadi yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mandiri serta sehat jasmani dan rihani.

b.Bidang Sosial

Membantu siswa memahami diri dalam kaitan dengan lingkungan dan etika pergaulan sosial yang dilandasi budi perkerti yang luhur dan tanggung jawab sosial.

c.Bidang Belajar

Membantu siswa mengenal, menumbuhkan dan mengembangkan diri . Sikap dan kebiasaan yang belajar yang baik untuk menguasai pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan program belajar dalam rangka menyiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi atau berperan serta dalam kehidupan masyarakat.

d.Bidang Karir

Membantu siswa mengenal potensi yang dimiliki sebagai prasarat dalam mempersiapkan karir di masa depannya.

3.Fungsi Bimbingan dan Konseling

a.Pemahaman

Menghasilkan pemahaman tentang sesuatu oleh pihak-pihak tertentu sesuai dengan kepentingan perkembangan siswa. Pemahaman ini meliputi : diri siswa, lingkungan siswa (Keluarga, sekolah, pendidikan).

b,Pencegahan

Menghasilkan tercegahnya atau terhindarnya siswa dari berbagai permasalahan yang dapat mengganggu, menghambat dan atau menimbulkan kesulitan- kesulitan dalam mencapai tujuan program pendidikan / perkembangannya.

c.Pengentasan

Menghasilkan terentaskannya atau teratasinya berbagai permasalahan yang dialami siswa.

d.Pemeliharaan dan pengembangan

Menghasilkan terpeliharanya dan terkembangkannya berbagai potensi dan kondisi positif siswa dalam rangka mengembangkan dirinya secara mantap dan berkelanjutan.

4.Prinsip-prinsip Bimbingan Dan Konseling

a.Berkaitan dengan sasaran

1).Bimbingan dan Konseling melayani semua individu tanpa memandang     umur, jenis kelamin, suku, agama dan status sosial ekonomi.

2).Bimbingan dan Konseling berurusan dengan pribadi, dan tingkah laku yang unik dan dinamis.

3).Bimbingan dan Konseling memperhatikan sepenuhnya terhadap berbagai aspek perkembangan individu.

4).Bimbingan dan Konseling memberikan perhatian kepada perbedaan individu yang menjadi orientasi pokok permasalahannya.

b.Berkenaan dengan permasalahan individu

1).Bimbingan dan Konseling berurusan dengan hal-hal yang menyangkut pengaruh kondisi mental / fisik individu terhadap penyesuaian dirinya di sekolah dan di rumah serta dalam kaitannya dengan kontak sosial dan pekerjaan atau sebaliknya pengaruh lingkungan terhadap kondisi mental dan fisik individu.

2).Kesenjangan sosial, ekonomi dan budaya merupakan faktor timbulnya masalah pada individu dan semuanya menjadi perhatian dan pelayanan bimbingan.

c.Berkenaan dengan program layanan

1).Bimbingan dan Konseling merupakan bagian integral dari pendidikan dan pengembangan individu. Oleh karena itu program bimbingan harus disesuaikan dan dipadukan dengan program pendidikan serta pengembangan peserta didik.

2).Program Bimbingan dan Konseling disusun secara berkelanjutan dari jenjang pendidikan yang terendah sampai yang tertinggi.

3).Program Bimbingan dan Konseling harus fleksibel disesuaikan dengan kebutuhan individu, masyarakat dan kondisi lembaga.

4).Isi dan pelaksanaan program Bimbingan dan Konse;ling perlu adanya penilaian yang teratur dan terarah.

d.Berkenaan dengan pelaksanaan layanan

1).Bimbingan dan Konseling harus diarahkan untuk pengembangan individu yang akhirnya mampu membimbing diri sendiri dalam menghadapi permasalahannya.

2).Dalam proses Bimbingan dan Konseling keputusanyang  diambil dan hendak dilakukan oleh individu hendaknya atas kemauan individu itu sendiri.

3).Permasalahan individu harus ditangani oleh tenaga dalam bidang yang relevan dengan permasalahan yang dihadapi.

4).Kerjasama antara pembimbing, guru dan orang tua amat menentukan hasil layanan bimbingan dan konseling.

5).Pengembangan program layanan bimbingan dan konseling ditempuh melalui pemanfaatan yang maksimal dari hasil pengukuran dan peniaian  terhadap individu  yang terlihat dalam proses pelayanan dan program bimbingan itu sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s